Bupati Resmikan Jembatan Lau Cirem Penghubung Antara Deli Serdang dan Langkat


Jembatan Lau Cirem di Dusun IV, Desa Perpanden, Kecamatan Kutalimbaru, yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat yang baru dibangun diresmikan Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar. [PRC/ist]


PODIUMRAKYAT.COM | DELISERDANG


Jembatan Lau Cirem di Dusun IV, Desa Perpanden, Kecamatan Kutalimbaru, yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat diresmikan Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar, Selasa (9/1/2024).


Sebelum adanya jembatan baru tersebut, akses masyarakat menggunakan jembatan lama yang dibangun pada masa kolonial Belanda. Mengingat usia pemakaiannya, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) membangun jembatan baru tersebut agar akses masyarakat semakin mudah dan lancar.


Keberadaan Jembatan Lau Cirem tersebut merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi masyarakat Deli Serdang, khususnya Kecamatan Kutalimbaru.


"Dengan adanya jembatan baru ini, tentu akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat di dalam menggerakkan roda perekonomian dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati dalam sambutannya.


Sebelumnya, Kepala Desa Perpanden, Setia Budi memberi apresiasi kepada Pemkab Deli Serdang atas pembangunan jembatan tersebut.


Dijelaskannya, luas wilayah Desa Perpanden sekitar 2.400 hektare, dengan jumlah penduduk 2.365 jiwa. Mata pencaharian warga, bertani dan berkebun. Ada juga karyawan dan pegawai.


"Kami laporkan juga, Desa Perpanden mendapat tiga pembangunan. Pertama pembangunan jembatan di Dusun I, kemudian pengaspalan jalan dan pembangunan Jembatan Lau  Cirem sepanjang 51,5 meter. Kami berharap jalan lintas di desa ini bisa maju lagi, artinya pembangunan bisa banyak lagi," ucapnya.


Di tempat yang sama, tokoh masyarakat setempat, Yusuf Surbakti menuturkan, jembatan lama terbuat dari kayu Pohon Kelapa. Dan jembatan itu menjadi akses masyarakat untuk ke Kabupaten Langkat.


"Dulu, tahun 1979, jembatan ini dulu terbuat dari pohon kelapa. Ini menjadi akses untuk menempuh pendidikan ke Kabupaten Langkat. Karena saya sekolah di Langkat, kemudian jadi pendidik. Dulu pernah diusulkan jembatan baru, dan sekarang sudah terealisasi. Jadi, saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati, karena sudah selesainya pembangunan jembatan yang sudah lama kami inginkan ini," tutur Yusuf Surbakti.


Peresmian jembatan tersebut dirangkai pula dengan berbagai acara lainnya, seperti penyerahan bibit Durian dan mesin pengolah Kompos. [PRC]

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama